Pembinaan Mental : Ruh Ramadhan Dalam Profesionalisme Kerja Pasca Lebaran Kembalikan Produktivitas Dengan Integritas
Setelah satu bulan penuh menempuh madrasah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri, kini saatnya kembali ke rutinitas professional. Momentum pasca lebaran seringkali menjadi tantangan tersendiri untuk mengembalikan fokus dan etos kerja. Namun, jika memaknai kembali Ruh Ramadhan, profesionalisme sejatinya justru dapat meningkat seiring dengan peningkatan kualitas diri, demikian kutipan awal tauziah yang dibawakan oleh Ibu Dra. St. Mawaidah, S.H., M.H. Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Makassar pada kegiatan Pembinaan Mental Aparatur Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Senin 30 Maret 2026 yang bertempat di Ruang Aula Lantai II Pengadilan Tinggi Agama Makassar. dihadiri oleh Ketua dan Wakil ketua, Hakim Tinggi, Pejabat Fungsional dan Struktural, Pelaksana dan PPPK Pengadilan Tinggi Agama Makassar.

Ibu Mawaidah menekankan bahwa amalan-amalan yg dilakukan pada bulan ramadhan tetap dilanjutkan diluar bulan Ramadan, seperti tadarus Al-quran, shalat-shalat sunnah dan amalan-amalan lainnya seperti zakat dan sedekah. Terutama sholat, karena sholat adalah kunci segalanya. Ramadhan bukan hanya ritual menahan lapar, melainkan katalisator yang mengasah integritas, kejujuran, dan disiplin tinggi. Nilai-nilai inilah yang seharusnya tetap relevan dan diterapkan dalam keseharian di tempat kerja pasca lebaran. Ruh Ramadhan menanamkan nilai empati, kebersamaan, dan ketabahan yang sangat krusial dalam interaksi di tempat kerja. Lebih lanjut Beliau menjelaskan cara mengaktualisasikan ruh Ramadhan dalam profesionalisme pasca lebaran yaitu dengan Peningkatan Integritas dan disiplin, etos kerja tinggi dan sabar, solidaritas dan kerjasama Tim.
Ibu Mawaidah juga mengingatkan bahwa memasuki bulan Syawal produktivitas tidak boleh menurun. Justru, semangat suci Ramadhan diharapkan membawa “budaya kerja baru” yang lebih efisien, jujur dan berempati. Aktualisasi nilai Ramadhan pasca Idul Fitri adalah dengan menjaga komitmen dan dedikasi. Ruh Ramadhan adalah ruh perjuangan yang sesungguhnya di tempat kerja.

Diakhir tauziahnya Ibu Mawaidah juga berbagi tips mengembalikan fokus kerja pasca libur lebaran yaitu : Set Niat Baru : luruskan kembali niat bekerja sebagai ibadah dan tanggungjawab amanah, Manajemen Waktu : Atur prioritas tugas agar tidak kewalahan di hari-hari pertama kembali bekerja, Bersyukur dan Sabar : Bersyukur atas kesempatan bekerja akan membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan menyenangkan.
